OBAT HERBAL TRADISIONAL DARAH TINGGI
Kapsul Bahan Alami Untuk Pengobatan Darah Tinggi

- Nama Produk :Obat Herba Noten
Kandungan 100% Bahan Alami
- Manfaat :Menyembuhakan darh tinggi, mengurangi tekanan darah tinggi/hipertensi.
- Komposisi :
Ramuan bahan obat herbal
Alstoniae Cortex - Zingiberis Zerumbeti Rhizoma - Phyllanthi Herba
l
- Isi : 50 kapsul, @ 500 mg
- Ijin : POM TR. 033 323 681
- Harga : (Daftar Harga)
Terkait:
Obat Herbal Diabetes
Obat Herbal Gastroperisl
Mengenal Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
depan>Obat Herbal >darah tinggi
PESAN
Mengenal HYPERTENSY (Tekanan Darah Tinggi)
Tekanan darah adalah menunjukkan keadaan
di mana tekanan yang dikenakan oleh darah pada pembuluh
arteri ketika darah dipompa oleh jantung ke seluruh anggota
tubuh. Tekanan darah dapat dilihat dengan mengambil dua
ukuran dan biasanya ditunjukkan dengan angka seperti berikut
- 120 /80 mmHg. Angka 120 menunjukkan tekanan pada pembuluh
arteri ketika jantung berkontraksi. Disebut dengan tekanan
sistolik. Angka 80 menunjukkan tekanan ketika jantung
sedang berelaksasi. Disebut dengan tekanan diastolik.
Sikap yang paling baik untuk mengukur tekanan darah adalah
dalam keadaan duduk atau berbaring.
Hipertensi adalah penyakit yang terjadi akibat peningkatan
tekanan darah. Yang dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis
yaitu hipertensi primer atau esensial yang penyebabnya
tidak diketahui dan hipertensi sekunder yang dapat disebabkan
oleh penyakit ginjal, penyakit endokrin, penyakit jantung,
gangguan anak ginjal, dll. Hipertensi seringkali tidak
menimbulkan gejala, sementara tekanan darah yang terus
menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan
komplikasi. Oleh karena itu, hipertensi perlu dideteksi
dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala,
yang dapat dilakukan pada waktu check-up kesehatan atau
saat periksa ke dokter. Biasanya dokter akan mngecek dua
kali atau lebih sebelum menentukan anda terkena
tekanan darah tinggi atau tidak. Apabila pada kesempatan
tersebut tekanan darah anda berada pada 140/90 mmHg atau
lebih maka akan didiagnosa sebagai hypertensi (tekanan darah tinggi)
Tekanan darah tinggi (hipertensi) menyebabkan meningkatnya
resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal
jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal..Tanpa
melihat usia atau jenis kelamin ,semua orang bisa terkena
penyakit jantung dan biasanya tanpa ada gejala-gejala
sebelumnya
Tekanan darah dalam kehidupan seseorang bervariasi secara
alami. bayi dan anak-anak secara normal memiliki tekanan
darah yang jauh lebih rendah daripada dewasa.
Tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dimana
akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih
rendah ketika beristirahat.
tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi
di waktu pagi hari dan paling rendah pada saat tidur malam
hari.
target kerusakan akibat Hipertensi antara lain:
- Otak : menyebabkan stroke
- Mata : menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan
- Jantung : menyebabkan penyakit jantung koroner(termasuk infark jantung), gagal jantung
- Ginjal : menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal
klasifikasi tekanan darah pada dewasa
| kategori | tekanan darah sistolik |
tekanan darah diastolik |
normal |
dibawah 130 mmhg |
dibawah 85 mmhg |
normal tinggi |
130-139 mmhg |
85-89 mmhg |
stadium 1 |
140-159 mmhg |
90-99 mmhg |
stadium 2 |
160-179 mmhg |
100-109 mmhg |
stadium 3 |
180-209 mmhg |
110-119 mmhg |
stadium 4 |
210 mmhg atau lebih |
120 mmhg atau lebih |
hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah,yang apabila tidak diobati akan menimbulkan kematian dalam 3-6 bulan,Hipertensi ini jarang terjadi,hanya 1 dari 200 orang yang menderita hipertensi.
- Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya
- Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi
kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat
jantung memompa darah melalui arteri tersebut. karena
itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui
pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan
naiknya tekanan. inilah yang terjadi pada usia lanjut,
dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis.
dengan cara yang sama, tekanan darah juga meningkat pada saat terjadi vasokonstriksi, yaitu jika arteri kecil (arteriola) untuk sementara waktu mengkerut karena perangsangan saraf atau hormon di dalam darah. - Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.
Begitu juga sebaaliknya,tekanan darah rendah disebabakan
oleh aktivitas memompa jantung berkurang, arteri mengalami
pelebaran, banyak cairan keluar dari sirkulasi. Cara yang
paling baik dalam menghindari tekanan darah tinggi adalah
dengan mengubah ke arah gaya hidup sehat seperi akif berolahraga,
Mengatur diet atau pola makan seperti rendah garam, rendah
kolesterol dan lemak jenuh, meningkatkan konsumsi buah
dan sayuran, tidak mengkonsumsi alcohol dan rokok
Namun apabila anda telah didiagnosa terkena Hypertensi,langkah
awal terpenting adalah agar menurunkan tekanan darah anda
dengan mengikuti gaya hidup sehat seperti di atas dan
mengkonsumsi obat sesuai dengan petunjuk dokter.Selain
itu dianjurkan juga untuk Melakukan pemeriksaan laboratorium
dengan panel evaluasi awal hipertensi atau panel hidup
sehat dengan hipertensi
Tujuan pemeriksaan laboratorium pada pasien hipertensi :
- Untuk mencari kemungkinan penyebab Hipertensi sekunder
- Untuk menilai apakah ada penyulit dan kerusakan organ target
- Untuk memperkirakan prognosis
- Untuk menentukan adanya faktor-faktor lain yang mempertinggi risiko penyakit jantung koroner dan stroke
Pemeriksaan laboratorium untuk hipertensi ada 2 macam yaitu :
- Panel Evaluasi Awal Hipertensi : Pemeriksaan ini dilakukan segera setelah didiagnosis Hipertensi, dan sebelum memulai pengobatan
- Panel Hidup Sehat dengan Hipertensi : Untuk memantau keberhasilan terapi

